Portal berita terkini update setiap hari

20 Januari 2013

Yang harus diperhatikan sebelum beli lensa!

Focal length mana yang sebaiknya saya pilih?
Pikirkan mengenai tipe fotograf i yang Anda lakukan dan pertimbangkan lensa dengan focal length atau rentang yang akan memungkinkan Anda merekam setiap peristiwa.
Focal length Perbanyak koleksi lensa agar mencakup rentang yang lengkap Atas Tambahkan pada koleksi Anda agar dapat meng- cover focal length yang Anda butuhkan.
untuk obyek pilihan Anda sebelum membeli lensa yang lebih "cepat". Meng-upgrade lensa kit ke lensa yang lebih bagus dengan rentang serupa juga layak untuk dipertimbangkan karena ini bakal menjamin hasil yang lebih baik dengan focal length yang paling umum digunakan.

 
"Kecepatan" lensa mana yang saya pilih?
Lensa dengan aperture maksimum pada rentangf/1,2 sampai f/4 sering disebut sebagai lensa cepat.
Shutter speed
Low Shutter Speed
Aperture maksimum yang lebar ini dapat memasukkan lebih banyak cahaya, membuat Anda dapat menyetel shutter speed yang cepat. Lensa ini berguna untuk fotografi aksi dan pengambilan gambar dalam cahaya temaram. Lensa cepat biasanya berkualitas sangat tinggi, tapi bodinya besar dan harganya mahal. Jadi, lensa ini sebaiknya hanya dibeli (atau disewa) untuk obyek atau peristiwa tertentu saja. Sementara itu, lensa yang lebih lambat cenderung lebih murah dan ringan, meskipun Anda mungkin perlu menaikkan setelan ISO (dan mungkin bakal mengurangi kualitas foto) demi mendapatkan shutter speed yang sama cepat. Contohnya, jika lensa dengan aperture maksimum f/2,8 memungkinkan Anda menyetel shutter speed 1/125 detik pada ISO untuk exposure tertentu,
lensa dengan aperture maksimum f/5,6 hanya akan memungkinkan Anda menyetel shutter speed yang sama bila ISO ditingkatkan sampai 400.


Seperti apakah kualitas optiknya?
Anda baru bisa mengetahui apakah kualitas sebuah lensa akan memenuhi harapan Anda hanya jika
sudah mengetes lensa itu di toko kamera, membaca review, dan berbicara dengan fotografer yang telah mencobanya. Ketajaman adalah kuncinya, tidak hanya di tengah frame, tapi juga di tepiannya. Lihat apakah tepiannya terkendala seperti adanya vignetting (sudut menghitam) dan aberasi optis lainnya.




Apa itu jarak fokus minimum?
Seberapa dekat jarak Anda ke obyek sebelum lensa mencapai batasan fokusnya? Ini menjadi pertimbangan penting saat memilih lensa telefoto. Boleh saja memperoleh lensa yang menawarkan perbesaran yang besar, tapi kalau Anda tidak bisa cukup dekat untuk memperoleh hasil terbaik (untuk foto portrait, misalnya), Anda mesti menambah tabung extension agar bisa mendekati obyek.

Apakah ringfilter-nya berputar?
Lensa yang lebih murah sering memiliki elemen di bagian depan yang berputar seiring fokus lensa. Ini menjadi masalah ketika Anda memasangkan filter - khususnya polariser, yang efeknya akan berubah saat ia berputar. Satu-satunya solusi yakni mendahulukan fokus, lalu matikan autofokus dengan berpindah ke mode manual, sebelum memutar polariser.

Bagaimana dibawanya?
Bagaimana "rasa" sebuah lensa Atas Lensa dengan bagian depan yang berputar dapat menjadi masalah ketika menggunakan circular polariser.
tidak boleh dipandang sebelah mata. Seberapa berat bobotnya? Apakah ring fokusnya mulus atau kasar? Seperti apa zoom action-nya? Zoom murahan bisa bermasalah, dengan terlalu banyak pergerakan di bagian depan lensa saat Anda melakukan zoom in.

Berapa banyak yang sebaiknya saya bayar, dan apakah itu akan membuat perbedaan?
Mengingat banyak lensa kit bawaan dari bodi SLR berharga hanya sekitar Rp 1,5jutaan atau lebih, maka pertanyakan manfaat apa yang Anda harapkan dari menghabiskan Rp 10 jutaan atau lebih untuk upgrade lensa?
Harga Lensa Mentukan Kualitas
Sebagai permulaan, lensa mewah akan memberi Anda aperture konstan dan cepat sepanjang rentang zoom, sementara lensa kelas-bawah cenderung lebih lambat - f/3,5 pada lensa wide- angle terlebar dan f/5,6 atau lebih lambat pada lensa telefoto. Ini membuatnya kurang berguna dalam cahaya temaram, dan sama sekali tidak berguna jika Anda ingin mencapai kedalaman ruang yang sangat dekat.
Lensa kelas-atas seharusnya juga lebih tahan terhadap aberasi kromatis, distorsi lensa, dan flare. Tapi ingat, tidak ada lensa yang sempurna. Semua lensa terpengaruh akan distorsi lensa pada sudut lebar, serta colour fringing dan kehilangan ketajaman pada aperture lebar Atas Lensa mahal menawarkan kecepatan dan fitur lebih
Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 comments

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© 2011 Hai Indonesia
Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSSComments RSS
Back to top