Portal berita terkini update setiap hari

6 September 2012

Nikmat Yang Tidak Tergantikan

Nikmat bersyukur islam

Menahan makan dan minum dalam waktu yang Panjang setahun penuh, jika hanya dipahami dengan akal saja tentu merupakan beban yang sangat melelahlahkan dan meletihkan badan, terlebih dengan nafsu, syahwat yang tertahan. Namun sangat berbeda jika hal itu ditangkap dengan akal dicerna dalam pikiran dan dimantapkan dalam hati sanubari sebagai resep manjur untuk bekal kehidupan didunia dan akherat, maka hal tersebut akan berubah dan berbalik menjadi kekuatan yang amat dahsyat sebagai pendorong untuk melakukuan berbagai amal kegiatannya.
Begitulah energi puasa dengan' dasar iman yang kuat pada diri seseorang kehadiran bulan ramadhan yang di dalamnya terdapat perintah berpuasa sangat dituggu-tunggu. Bahkan ketika bulan Sya’ban telah datang sebagai bulan yang berdekatan dengan bulan Ramadhan mereka berdoa mohon kepada Sang pemberi umur agar usianya bisa dipertemukan dengan bulan Ramadhan, bulan yang diyakini sangat istimewa tidak terdapat pada bulan yang lain.
Dalam sebuah hadits yang cukup panjang dari sahabat salman ra. Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah tentang keutamaan Ramadhan dapat diambil pelajaran:
1. Pada bulan Ramadhan ada satu malam yang nilainya melebihi
dengan seribu bulan
2. Beramal sunnah nilainya sama dengan fardu sedangkan yang fardu pahalanya dilipatgandakan menjadi tujuh puluh kali amalan fardu dihari bulan lainnya.
3. Bulan kesabaran dan pahala sabar adalah surga.
4. Bulan ditambah rezki bagi orang mukmin.
5. Memberi makan berbuka orang berpuasa akan mendapat ampunan bagi dosa-dosanya dan mendapat pahala yang sama tanpa mengurangi pahala orang itu sedikitpun.
6. Allah memberi pahala orang yang memberi makanan walau seteguk air, sebutir kurma atau sesisip susu.
7. Barangsiapa yang meringankan beban hamba-hamba sahaya maka Allah akan mengampuni dosanya dan membebaskan dari api neraka.
8. Memberi minum bagi orang yang berpuasa Allah akan memberikan seteguk minuman telagaKu yang ia tidak akan haus hingga ia masuk surga.
Dalam hadits lain yang diterima dari Abu Hurairah Rasulullah Saw. Bersabda "Telah berfirman Allah aza WajaUa: “ Semua amalan manusia adalah untuk dirinya, kecuali puasa, maka itu adalah untukku dan aku akan memberinya ganjaran”. Dan puasa itu merupakan benteng maka ketika datang saat berpuasa, janganlah seorang berkata keji atau berteriak- teriak atau mencaci- maki Dan seandainya dicaci oleh seseorang, atau diajaknya berkelahi hendaklah dijawabnya: (tsaya ini berpuasa” sampai dua kali. Demi Tuhan yang nyawa Muhammad berada dalam tanganNya, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah pada hari kiamat dari bau kesturi. Dan orang yang berpuasa itu akan beroleh dua kegembiraan yang menyenangkan hati: Di kala berbuka, ia akan bergembira dengan berbuka itu, dan di saat ia menemui Tuhannya nanti, ia akan bergembira karena puasanya” (Riwayat Ahmad, Muslim dan Nasa’i)
Betapa janji Allah dan RasulNya sangat memikat hati bagi mereka yang tersinari iman suatu kesempatan yang tak tergantikan untuk beramal dan berbuat baik maka segala gerak- geriknya akan senantiasa memenuhi anjuran dari Nabi yang tercinta untuk senantiasa memperbanyak membaca kalimat Thoyyibah memohon ampun dengan ber Istighfar meneteskan air mata berlindung dari neraka jahannam dan memohon agar dimasukkaan kesurga-Nya. Semoga kita bisa men gamalkannya. Amiin
meletihkan badan, terlebih dengan nafsu, syahwat yang tertahan. Namun sangat berbeda jika hal itu ditangkap dengan akal dicerna dalam pikiran dan dimantapkan dalam hati sanubari sebagai resep manjur untuk bekal kehidupan didunia dan akherat, maka hal tersebut akan berubah dan berbalik menjadi kekuatan yang amat dahsyat sebagai pendorong untuk melakukuan berbagai amal kegiatannya.
Begitulah energi puasa dengan' dasar iman yang kuat pada diri seseorang kehadiran bulan ramadhan yang di dalamnya terdapat perintah berpuasa sangat dituggu-tunggu. Bahkan ketika bulan Sya’ban telah datang sebagai bulan yang berdekatan dengan bulan Ramadhan mereka berdoa mohon kepada Sang pemberi umur agar usianya bisa dipertemukan dengan bulan Ramadhan, bulan yang diyakini sangat istimewa tidak terdapat pada bulan yang lain.
Dalam sebuah hadits yang cukup panjang dari sahabat salman ra. Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah tentang keutamaan Ramadhan dapat diambil pelajaran:
1. Pada bulan Ramadhan ada satu malam yang nilainya melebihi
dengan seribu bulan
2. Beramal sunnah nilainya sama dengan fardu sedangkan yang fardu pahalanya dilipatgandakan menjadi tujuh puluh kali amalan fardu dihari bulan lainnya.
3. Bulan kesabaran dan pahala sabar adalah surga.
4. Bulan ditambah rezki bagi orang mukmin.
5. Memberi makan berbuka orang berpuasa akan mendapat ampunan bagi dosa-dosanya dan mendapat pahala yang sama tanpa mengurangi pahala orang itu sedikitpun.
6. Allah memberi pahala orang yang memberi makanan walau seteguk air, sebutir kurma atau sesisip susu.
7. Barangsiapa yang meringankan beban hamba-hamba sahaya maka Allah akan mengampuni dosanya dan membebaskan dari api neraka.
8. Memberi minum bagi orang yang berpuasa Allah akan memberikan seteguk minuman telagaKu yang ia tidak akan haus hingga ia masuk surga.
Dalam hadits lain yang diterima dari Abu Hurairah Rasulullah Saw. Bersabda "Telah berfirman Allah aza WajaUa: “ Semua amalan manusia adalah untuk dirinya, kecuali puasa, maka itu adalah untukku dan aku akan memberinya ganjaran”. Dan puasa itu merupakan benteng maka ketika datang saat berpuasa, janganlah seorang berkata keji atau berteriak- teriak atau mencaci- maki Dan seandainya dicaci oleh seseorang, atau diajaknya berkelahi hendaklah dijawabnya: (tsaya ini berpuasa” sampai dua kali. Demi Tuhan yang nyawa Muhammad berada dalam tanganNya, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah pada hari kiamat dari bau kesturi. Dan orang yang berpuasa itu akan beroleh dua kegembiraan yang menyenangkan hati: Di kala berbuka, ia akan bergembira dengan berbuka itu, dan di saat ia menemui Tuhannya nanti, ia akan bergembira karena puasanya” (Riwayat Ahmad, Muslim dan Nasa’i)
Betapa janji Allah dan RasulNya sangat memikat hati bagi mereka yang tersinari iman suatu kesempatan yang tak tergantikan untuk beramal dan berbuat baik maka segala gerak- geriknya akan senantiasa memenuhi anjuran dari Nabi yang tercinta untuk senantiasa memperbanyak membaca kalimat Thoyyibah memohon ampun dengan ber Istighfar meneteskan air mata berlindung dari neraka jahanam dan memohon agar dimasukkaan kesurga-Nya. Semoga kita bisa men gamalkannya. Amiin
Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 comments

 
© 2011 Hai Indonesia
Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSSComments RSS
Back to top