Portal berita terkini update setiap hari

23 Agustus 2012

Kejujuran Mampu Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

 
Gambar Ilustrasi : Kejujuran


haiindonesia.com - Kejujuran adalah modal utama untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan. Bila Anda tidak bisa menjunjung tinggi kejujuran dalam layanan yang Anda berikan, maka silahkan lupakan impian Anda untuk mendapatkan kepercayaan dari mereka.

Butuh bukti?

Mari kita tengok sebentar pengalaman yang mungkin pernah sama-sama kita rasakan ketika berurusan dengan “makhluk”yang populerdisebut sebagai "service” ini.

Anda mungkin pernah menjadi “saksi bisu" ketika kerabat Anda mendapatkan pelayanan yang mengecewakan terkait dengan masalah kejujuran. Atau mungkin juga telinga Anda sudah cukup akrab dengan keluh kesah sahabat yang merasa tertipu dengan tawaran yang terasa manis di awal, namun berubah menjadi pahit di kemudian hari. Atau bahkan mungkin lebih parah Iagi... Anda sendiri yang mengalami hal-hal tidak menyenangkan tersebut!

Terlepas dari skenario manapun yang pemah Anda alami, agaknya kita boleh sependapat bahwa semua kondisi di atas bukanlah suatu pengalaman yang diharapkan dari sebuah layanan. Jika hal semacam ini terus berlanjut, pelanggan Anda yang paling loyal pun akan merasa kecewa dan kehilangan kepercayaan terhadap layanan yang Anda berikan. Hampir dapat dipastikan bahwa mereka akan berpaling dari Anda, bahkan mungkin berpaling kepada pesaing terkuat Anda.

"Honesty Is The Best Policy - When There Is Money On it" (Mark Twain) 

Kejujuran seperti menjadi “harga mati” bagi setiap orang yang bergabung dalam perusahaan yang juga merupakan kontributor dividen terbesar bagi pemerintah Indonesia saat ini.

Potret menarik dari “wajah” kejujuran di Pegadaian dapat Anda amati dengan jelas ketika seorang nasabah ingin menggadaikan barang untuk mencari solusi atas masalah finansial yang dihadapi.

Barang yang digadaikan akan ditaksir secara jujur dan akurat oleh Penaksir tanpa mcngurangi nilai yang seharusnya diperoleh oleh nasabah. Beberapa dari Anda mungkin tertarik untuk bertanya, “Apa iya para Penaksir di Pegadaian tidak ada yang tergoda untuk melakukan korupsi kecil-kecilan?".

Nah, untuk urusan yang satu itu, rasanya Anda boleh yakin akan kualitas manajemen SUM ala Pegadaian. Hampir bisa dipastikan bahwa SDM di Pegadaian akan berfungsi sebagai Sumber Daya Manusia yang baik, bukan sebagai Sumber Dari Malapetaka bagi perusahaan.

Lha kok bisa?

Rahasia kesuksesan Pegadaian dalam hal ini terletak pada sistem reward and punishment yang Jelas. Direktur Operasional Pegadaian, M. Edy Prayitno, menjelaskan bahwa setiap bentuk kejujuran akan dihargai secara baik. Namun demikian juga sebaliknya, setiap bentuk ketidakjujuran akan menerima hukuman yang juga setimpal, tanpa pandang bulu.

Pemberian sanksi dilakukan secara terbuka dan jelas. Segala bentuk tindakan tidak jujur akan diproses di Majelis Pertimbangan Daerah, ataupun di Majelis Pertimbangan Pusat. Hukuman yangdiberikan pun disesuaikan dengan pclanggaran yang dilakukan, mulai dari kewajiban membayar ganti rugi, diberhentikan, hingga diproses secara hukum untuk mendapatkan putusanyang adil.

Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 comments

 
© 2011 Hai Indonesia
Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSSComments RSS
Back to top